Pada tanggal 24
Desember 2018, saya mulai berangkat ke rumah teman saya yang bernama susanto.
Setelah sebelumnya kita kontak-kontakan via whatsapp. Di obrolan via whatsapp
itu kita membicarakan untuk mendaki gunung lawu bareng. Susanto bersama
teman-teman kampungnya mendaki gunung lawu dan sayapun ikut. Keikutan serta
saya menggenapkan sebuah kelompok tadabur alam yang berjumlah 12 orang. Satu
dari persatu saya bersalaman lalu berkenalan dengan teman-teman susanto. Tanpa
panjang lebar kita memutuskan untuk berangkat langsung. Saat perjalanan kami
saling bercerita kesana kemari dan saling tertawa. Bang tigor salah satu teman
susanto bertanya pada saya, apakah baru pertama kali mendaki gunung? Lalu saya
jawab: Iya hehe. Walau sebelumnya saya sudah pergi muncak gunung andong beberapa bulan lalu. Ternyata Bang
Tigor menanyakan itu bahwasanya semua yang ikut ini, sebagian besar juga baru
pertama kali mendaki gunung. Wah.. Mendengar kabar itu, sayapun lega kalau ada
teman yang sama-sama menjadi pendaki cupu karena baru pertama kali haha...
Setelah berbicara ngalor ngidul dan waktu terus berjalan. Kami rombongan mobil
pertama menanti-nanti mobil ke 2 di tepi jalan. Oh iya.. Kami terdiri dari 12
orang jadi kami membagi 12 orang ke dalam 2 mobil. Mobil pertama yang saya
tumpangi terdiri dari 5 orang, Mobil kedua terdiri dari 7 orang. Setelah
beberapa menit berlalu, dan mobil kedua tak kunjung lewat. Susanto menjarkom
salah satu temannya yang ada dimobil kedua. Kata temannya mobilnya mogok baru
diperbaiki. Kitapun rombongan mobil pertama kembali turun untuk membantu
rombongan mobil kedua. Setelah diperbaiki sendiri tidak bisa, temannya susanto
minta bantuan montir setempat untuk memperbaiknya. Setelah menunggu beberapa jam
mobil diperbaiki oleh montir akhirnya hidup dan bisa jalan lagi. Kamipun
langsung melanjutkan perjalanan. Sesampai dibasecamp gunung lawu via cemoro
sewu pada jam setengah 7 malam. Sejenak kami beristarahat dulu untuk beribadah
dan berdoa sebelum mendaki gunung. Lalu kamipun mempersiapakan pelengkapan apa
saja yang harus dibawa untuk mendaki gunung lawu. Sebelum mendaki , kami
mengisi amunisi dulu diwarung dekat basecamp cemoro sewu hehe. Biar kuat menghadapi kenyataan.

